REVIEW: Innisfree It's Real Squeeze Mask - Lime

| 5 December 2016 | |
Haloo :))

Ngomong-ngomong soal masker, aku baru pertama kalinya coba sheet mask nih. Sebelumnya pake masker bilas, entah itu DIY maupun beli. Jarang-jarang sih pakenya, kalo lagi mood aja. Xoxo... :D
Laluu, naksir sama sheet mask karena praktis. Ga perlu racik-racik dan ga perlu bilas juga, daan katanya hasilnya juga instan. Dari hasil baca-baca reviewnya beauty blogger aku menjatuhkan pilihanku pada sheet mask ini nih:


Yep, aku jatuh cinta sama Innisfree It's Real Squeeze Mask karena reviewnya bagus-bagus. Ada banyak variannya sih squeeze mask ini, ada sekitar limabelasan kayaknya. Tapi untuk percobaan aku jatuhkan pilihan pada tiga varian, yaitu lime, tea tree dan manuka honey. Yang aku tau ketiga bahan itu kan bagus buat masalah jerawat. Dan kebetulan yang aku coba pertama adalah yang lime:


Seperti biasa, kita bahas dari segi tampilan dulu ya. Sheet mask ini eye catching banget tampilannya, di masing-masing varian ada gambar bahan dasarnya di kemasan. Seperti di varian lime ini, ada gambar jeruk nipis yang seger di mata, trus ada sendok kayu yang isinya (mungkin) jeruk nipis yang dicincang. Netto 20ml, ini aku beli di Instagram @elleandrabeauty dengan harga Rp 20.000 / pcs.


Kemasan bagian belakang. Tulisan yang atas huruf hangeul semua, kagak ngerti artinya apa. Jadi aku fotoin yang bahasa inggris aja ya, jangan marah :p

Klaim:
"This sheet mask with refreshing moisture squeezed from limes leaves skin looking bright and clear"

O..o.. pas baca "bright and clear" ini perasaanku kok ga enak :(

Cara Pakai:
1. Setelah step cleansing, gunakan toner untuk memperbaiki tekstur kulit.
2. Buka kemasan mask lalu tempelkan di wajah, hindari area bibir dan mata.
3. Tunggu 10 - 20 menit.
4. Lepaskan mask lalu tepuk-tepuk lembut untuk membantu essence menyerap lebih baik.

Atau ala aku:
1. Double cleansing - exfoliator - toner
2. Pakai sheet mask seperti step no. 2 di atas
3. Tunggu 1 s/d 2 jam, biar ga rugi :p
4. Sama dengan di atas

Di bawah sendiri ada tanggal expirednya. Untuk penggunaan, sebaiknya setelah dibuka langsung dipakai ya. 

Komposisi:


Bahan - Bahan

Fungsi

Acne

Iritasi

Keamanan
Water Pelarut



1
Glycerin -      Pelarut
-      Pelembab
0
0
2
Butylene Glycol -      Pelarut
-      Pelembab
1
0
1
Niacinamide





1
Ethanol Pelarut



2
Betaine -      Pengontrol kekentalan
-      Anti statik
-      Pelembab




1
Citrus Paradisi Fruit Extract





2
Lime Juice





2
Xanthan Gum Pengontrol kekentalan



1
PEG-60 Hydrogenated Castor Oil Surfaktan



3
Ethylexylglycerin Pelembab



1
Sodium Hyaluronate Pelembab
0
0
1
Tangerine Peel Extract





2
Orchid Extract Pelunak



1
Green Tea Extract Anti oksidan



1
Camellia Leaf Extract Pelunak





Prickly Pear Extract Ekstrak tumbuhan





Disodium EDTA





1
Phenoxyethanol Pengawet



4
Fragrance Pengharum



1 ~ 4
Sumber: CosDNA

Fuhh, aku bisa menarik nafas lega soalnya ga ada tanda merah di kolomnya, yang artinya produk ini aman digunakan dan tidak mengandung bahan yang dapat membahayakan kesehatan. Yay!!

Ini tampilan sheet masknya pas baru dibuka, seger liat banyak essence-nya gitu.

 Tuh essence-nya, banyak kan :)

Tekstur essence-nya encer dan bening seperti air, ada gelembung-gelembung kecilnya juga. Aromanya kayak jeruk nipis, tapi ga natural-natural banget menurutku. Seperti aroma pengharum ruangan or something like that lah. Dan essence-nya itu lengket mak, di badan berasa pliket abesss... :/ (Iya... sisa essence ini emang aku pake buat di tangan, kaki, leher dan perut)

Masknya sendiri pas dipake berasa dingin di wajah meskipun tanpa dimasukin kulkas terlebih dahulu. Lembarannya cukup tipis tapi ga mudah sobek. Di aku ini kebesaran di area dagu, jadi plitat plitut gitu ga bisa rapih. Yagimana, bukan tipe wajah perempuan Korea emang. Huhu...

Ohya, banyak yang bilang pakai sheet mask sampe semaleman lho. Dan untuk mask ini, sampe pagi pun masih basah. Tapi ada yang bilang juga kalo pake sheet mask sebaiknya jangan sampe semaleman. Soalnya kalo mask-nya itu sampe kering dia justru bakal nyerap kelembaban wajah kita kembali.

Hasilnya, untuk essence yang aku usap di badan, terutama lutut dan siku beberapa saat kemudian langsung berasa halus dipegang-pegang. Kalo yang di kulit... pliket alias lengket bahkan sampe bangun tidur pun masih jugaa *cry* Begitupun yang di wajah, setelah dilepas jadi berkesan lebih berminyak dan keliatan banget kalo lengket :( Tapi setelah dibilas baru berasa halusan dikit.
Dan, alamak. Ini nih, yang ga kusukai dari produk yang brightening, whitening dan semacam itulah. It's made my face skin look brighter then others! Jadi setingkat lebih putih gitu, untung aku pake jilbab ya, jadi ga begitu keliatan. Tapi pas ngaca dan ngebandingin sama kulit leher jadi pengen nangis T_T

Beberapa hari setelah pakai mask ini ada muncul beberapa jerawat kecil-kecil di daerah tengah-tengah alis. Tapi emang keliatan lebih cerah aja wajahku (dan putihan).

Positif (+):
- Komposisinya ga mengkhawatirkan
- Menghaluskan kulit
- Kemasan eye catching
- Essence banyak
- Dingin dipakai
- Aroma seger, meskipun ga natural ga apalah masih ditoleransi
- Cocok buat yang pengen wajahnya jadi lebih putih

Negatif (-):
- Harga relatif, kalo menurutku mahal. Satu kali pakai 20ribu, apa ga ada yang lima ribuan gitu aja kek. Haha *digaplok*
- Belinya masih online (iye, rumahku emang di kampung)
- Essence lengket, dipake lengket, bahkan sampe pagi. Jadi ragu, ini sebenernya nyerep ke kulit ga sih? :/
- Bikin wajahku jadi lebih putih :( Untuk saat ini aku emang belum menyukai produk-produk yang bikin putih
- Bikin jerawat jadi muncul

Rating: 6/10

Re-purchase: NO

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post

© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content chaBAGUS