REVIEW: COSRX Aloe Soothing Sun Cream

| 22 November 2016 | |
Hai hai :))

Kali ini aku mau sharing tentang pengalaman aku pakai COSRX Aloe Soothing Sun Cream. Karena ini review pertamaku tentang produk COSRX, maka akan aku ulas sedikit mengenai brand ini:

COSRX adalah brand kosmetik asal Korea yang akhir-akhir ini sedang hype di kalangan beauty blogger. Terbukti dari saat pertama aku cari tau tentang brand ini di google, banyak banget yang udah review produk-produknya. Rata-rata juga mengatakan kalo COSRX ini produk yang bagus with low price (emm, relatif sih kalo ini ya).

COSRX sendiri adalah gabungan dari kata "COSMETIC" dan "RX". Apa arti RX? Menurut website resminya mengatakan: 

"What does RX mean?
It has meanings of Prescription; Countermeasure, Treatment, Disposal; Solution. It's commonly used word in pharmacy."

Yang intinya menerangkan bahwa COSRX adalah solusi untuk mengatasi berbagai problem di kulit kita. Aku suka tagline-nya: EXPECTING TOMORROW. Semoga aja ga harapan palsu ya, hihi... :))

Oke, kembali ke topik.


 Aku suka packaging dari produk ini. Ga banyak tulisan / ilustrasi gambar yang bejubel, warna-warna ngejreng dan sebagainya dan sebagainya. Harga IDR 160.000. Dikemas dalam tube dengan volume 50ml jadi travel friendly banget. Tutup tube-nya juga ga gampang kebuka sendiri. Aman.

Sesuai dengan nama yang disematkan padanya, COSRX Aloe Soothing Sun Cream mengandung sebanyak 5.500 ppm Aloe Vera (lidah buaya). PPM maksudnya adalah part per million, biasanya dinyatakan dalam satuan mg/kg. Disini berarti dalam setiap kg sun cream mengandung 5.500mg Aloe Vera. Kira-kira begitu. CMIIW. ( lebih lengkapnya baca disini )

Selain itu, tertera tulisan SPF 50+ dan PA+++. Apa itu?

SPF (Sun Protection Factor) adalah ukuran seberapa kuat tabir surya tersebut dapat melindungi kulit kita dari paparan sinar matahari. Misalnya: SPF 15 melindungi sebesar 93,3%, SPF 30 sebesar 96,7% dan SPF 50 melindungi hingga 98%. Perlu diingat ya, sinar UV ada dua jenis yaitu UVA dan UVB. Nah, SPF ini hanya melindungi kulit kita dari sinar UVB which is dapat menyebabkan kulit terbakar.

Sedangkan PA (Protection Grade of UV A) adalah perlindungan terhadap kulit kita dari paparan sinar UVA yang efeknya dapat meningkatkan resiko kanker kulit serta kerusakan DNA. Tanda + yang mengikuti adalah penanda tinggi rendahnya tingkat PA yang dikandung di dalamnya. Semakin banyak tanda + maka semakin tinggi pula tingkat perlindungannya. (sumber)


Di belakangnya ada deskripsi ditulis dengan huruf hangeul yang entahlah apa itu artinya. Disini ga ada keterangan ingredients-nya, adanya di box. Dan sudah aku buang T_T. Maka dari itu, aku bakal ketik ulang apa aja ingredients-nya berikut fungsi dan kemungkinan bahan mana yang dapat menyebabkan iritasi maupun jerawatan:


Bahan

Fungsi

UV

Acne

Iritasi

Keamanan

Water

Pelarut









1

Ethylexyl
methoxycinnamate

Tabir
surya

1/4 UV A

UV B

0

0

6

Glycerin

-      Pelarut
-      Pelembab





0

0

2

Prophylene
Glycol

-      Pelarut
-      Pengontrol kekentalan
-      Pelembab





0

0

3

Cyclopentasiloxane

-      Pelarut
-      Pelunak









3

Bis-ethylexyloxyphenol
methoxyphenyl triazine

Tabir
surya

UV A

UV B





1

Phenylbenzimidazole
Sulfonic Acid

Tabir
surya



UV B





3

Dicaprylyl
Carbonate

Pelunak









1

Isoamyl p-methoxycinnamate

Tabir surya









1

Potassium cetyl
phosphate

Surfaktan









1

Alcohol

Pelarut









2

Dimethicone

Pelunak





1

0

1

Glyceryl Stearat

-      Pelunak
-      Pengemulsi











Butylene Glycol

-      Pelarut
-      Pelembab





1

0

1

Titanium Dioxide

-      Zat pewarna
-      Tabir surya

1/2 UV A

UV B

0

0

1 - 3

C14-22
alcohols











1

Polymethil
Methacrylate











1

Cetearyl
Alcohol

-      Surfaktan
-      Pengontrol kekentalan
-      Pengemulsi





2

2

1

Aloe Arborescens
Leaf Extract

-      Pelembab









1

Dipotassium
Glycyrrhizate

-      Anti inflamasi
-      Anti alergi









1

Tocopheryl
Acetate

-      Pelembab
-      Antioksidan





0

0

3

PEG-100
Stearate

Surfaktan





1

0

3

Silica

Pengontrol
kekentalan











C12-20
Alkyl Glusoside

Pengemulsi









1

Dimethicone/
Vinyl Dimethicone Crosspolymer

Pengontrol
kekentalan









1

Aluminum hydroxide

Pengontrol
kekentalan









1

Stearic Acid

-      Surfaktan
-      Pengontrol kekentalan
-      Pengemulsi





2

0

1

Caprylyl Glycol

-      Pelembab
-      Pelunak









1

Acrylates/
c10-30 alkyl acrylate crosspolymer

Pengontrol
kekentalan









1

Carbomer

Pengontrol
kekentalan





0

1

1

Xanthan Gum

Pengontrol
kekentalan









1

Fragrance

Pewangi









1 - 4

Phenoxyethanol

Pengawet









4

Disodium EDTA











1

Triethanolamine
Sodium Hydroxide

No matched results
Sumber: CosDNA

Seperti terlihat dalam tabel diatas, yang cukup panjang dan bikin keriting lidah ngebaca nama-namanya. Haha.... Dapat kita lihat bahan-bahan mana yang dapat menyebabkan wajah kita jadi jerawatan (Dimethicone, Cetearyl Alcohol dan lain-lain) maupun iritasi (Cetearyl Alcohol dan Carbomer). Dari analisisku sendiri (CMIIW ya) angka 1, 2, 3, 4 dalam tabel menunjukkan tingkatan. Dimana semakin besar angkanya, maka semakin tinggi pula resiko jerawatan, iritasi maupun keamanannya. Jadi, kamu bisa aware dari sini ya mana bahan-bahan yang ga bersahabat sama kulit kamu.

Dan, apa itu 1/4 UV A dan 1/2 UV A? XD
Lebih jelasnya klik sumbernya langsung aja ya (tulisan kecil di bawah tabel). Itu sebenernya gambar. Cuman karena males aja jadi aku terjemahin kayak gitu T_T

Next, mari kita lihat teksturnya:

Tekstur creamnya itu, gimana ya ngejelasinnya... creamy padet gitu. Ga gampang lumer kemana-mana kalo dipencet dengan dua ujung jari. Aromanya calming. I love it! I mean, texture and fragrance :)) Gampang diratakan di muka, ga lengket, trus ga bikin white cast juga. Yang mengejutkan adalah, setelah beberapa kali aku pakai sun cream ini (sekitar semingguan) kilap di wajahku lumayan berkurang. Perlu diketahui bahwa wajahku masuk dalam kategori pori besar, jerawatan, berminyak dan sensitif. Minyaknya itu ga tanggung-tanggung. Belum sampai satu jam selesai cuci muka udah keliatan berkilat-kilat gitu. Tapi setelah pakai COSRX Aloe Soothing Sun Cream jadi lebih terkontrol minyaknya. Kalo dicolek gitu masih banyak sih minyaknya, tapi ga kilap lagi. Mungkin karena kandungan Aloe-nya ya, kan dia fungsinya melembabkan gitu. Semoga aja dengan rutin pakai ini makin lama minyaknya makin hilang ;))

Selain perbaikan di sisi minyak wajah, Alhamdulillah produk ini ga bikin purging. Malah jerawat ga seganas dulu munculnya. Aku pakai ini barengan sama COSRX One Step Pimple Clear Pad sih (review next), mungkin kombinasi keduanya yang bikin kulitku mulai menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik. Ciaaa... XD

Cara Pemakaian:
- Di tahap paling akhir skin care sebelum mengaplikasikan bedak. Oleskan merata di seluruh area wajah.
- Usahakan menggunakan sun cream 30 menit sebelum melakukan aktifitas diluar rumah, supaya benar-benar meresap sempurna dan perlindungannya pun efektif.
- Kalo kamu melakukan kegiatan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu yang lama, perbarui sun cream setiap dua jam sekali. (Ini aku ga pernah sih. Yang tau minta infonya dong, perbaruinya mesti mulai dari step awal skin care apa langsung templokin aja ke wajah. Secara kan ada bedaknya?)
- Jangan lupa lakukan double cleansing setelahnya.

Positif (+):
- Simple packaging
- Travel friendly
- Harga relatif  (kalo liat reaksi kulitku aku bilang terjangkau) IDR 160.000
- Calming fragrance
- Mudah diaplikasikan, ga lengket, ga bikin white cast
- Mengurangi minyak di wajahku, yang artinya efek melembabkannya beneran bekerja
- Bikin bedak lebih nempel di kulit
- Jerawat lebih jinak, ga bikin purging

Negatif (-):
- Belinya masih online, nunggu re-stock kadang lama

Rating: 9/10

Re-purchase: YES

No comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post

© Design 1/2 a px. · 2015 · Pattern Template by Simzu · © Content chaBAGUS